Selamat Datang
di Blog Kami
  • Apple rebrands to Banana!
  • Hello world!
  • How to draw realistic balloons in illustrator
  • How to create a beautiful sunset in Photoshop
  • Tutorial: Picture of the week

Jan 22, 2012

Tips dan Cara Menghemat Air

0 comments
Jika teman-teman mulai kebingungan karena tagihan air PAM mulai membesar ditambah anda adalah seorang yang mencintai lingkungan, anda bisa memulai melakukan tips menghemat air seperti yang saya lakukan. Salah satu cara untuk menghemat air adalah menyiram tanaman dengan air sisa cucian.

Loh, emang tanamannya tidak rusak? Tidak. Kalau rusak, anda tidak akan melihat got-got penuh dengan tumbuhan liar. Artinya, air bekas cucian walaupun mengandung sabun, tidak bermasalah terhadap tumbuhan.
Tips jika anda tidak ingin membongkar tempat cuci piring anda adalah dengan membuat tadahan di wastafel. Contoh:
hemat-air
Ketika mencuci piring, tadahan air ini jika sudah penuh, anda bisa masukan ke ember. Setelah ember penuh, anda bisa mengangkutnya ke halaman anda dan menyiram tanaman-tanaman kesayangan anda dengan air sisa cucian.

Hemat bukan?

So, jangan ragu untuk memulai hidup go green.

Tips dan Cara Menghemat Tisu

0 comments
Jika teman-teman mencintai lingkungan atau irit, marilah kita mulai berhemat terhadap hal-hal yang sepele. Salah satu yang bisa kita hemat adalah berhemat penggunaan tisu. Tisu diklaim telah memotong banyak pohon karena bahan dasarnya adalah tumbuhan. Nah, supaya lingkungan kita terjaga, pohon-pohon tidak habis, alias kita berjalan beriringan untuk membuat pengusaha tisu kebingungan karena barangnya tidak laku, maka kita bisa memulai dengan menghemat tisu.

Salah satu cara menghemat tisu adalah tidak menggunakan tissue untuk hal kecil lalu dibuang. Tisu yang tidak terpakai semua, bisa digunakan lagi dengan membuang bagian yang terpakai saja. Contoh, jika kita membuang ingus, maka kita cukup membuang bagian tisu yang terkena ingus saja. Caranya:
1. Setelah membuang ingus di tisu, lipat dan buat seperti ini:
hemat-tisu  
2. Jika sudah terlipat seperti diatas, kita tinggal potong bagian yang ada ingusnya. Hasilnya:
hemat-tissue-potong
3. Buang bagian terpotong yang ada ingusnya, lalu yang masih bersih, bisa dilipat kembali dan dimasukan kekantong untuk dipakai lagi.


So, jangan ragu untuk memulai hidup go green.

Pohon Trembesi, Sang Pohon Hujan

0 comments
Nama latin pohon trembesi ini adalah Samanea Saman (Rain Tree). Pohon ini aslinya hidup di Amerika Selatan dan sekarang secara natural juga hidup dalam cuaca tropis. Secara natural bisa mencapai pertumbuhan sampai ketinggian 25 meter dan diameter 30 meter.

Disebut Pohon Hujan (Rain Tree) karena air yang sering menetes dari tajuknya yang disebabkan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Daunnya juga sangat sensitif terhadap cahaya dan menutup secara bersamaan dalam cuaca mendung (ataupun gelap) sehingga air hujan dapat menyentuh tanah langsung melewati lebatnya kanopi pohon ini. Rerumputan juga berwarna lebih hijau dibawah pohon hujan dibandingkan dengan rumput disekelilingnya.

Pohon ini memang diperuntukkan bagi ruang publik yang sangat luas seperti taman atau taman, halaman sekolah ataupun pekarangan rumah yang mempunyai area tanah yang sangat luas.

Ciri pohon trembesi ini sangat mudah dikenali dari karakteristik dahan pohonnya yang akan membentuk seperti bentuk payung. Dan pohon trembesi ini akan tumbuh melebar melebihi ketinggian pohonnya (gak kebayang ademnya kalau ditanam di tengah lapangan Simpang Lima). Dinegara asalnya pohon ini dipergunakan sebagai pohon penyejuk di perkebunan maupun taman.

Selain kelebihan diatas ternyata pohon trembesi juga mampu menyerap CO2 puluhan kali dari pohon biasa. Pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton karbondiokasida setiap tahunnya. (diamaeter tajuk 15 meter). Bandingkan dengan pohon biasa yang rata-rata mampu menyerap 1 ton CO2 dalam 20 tahun masa hidupnya. Selain itu pohon Trembesi juga mampu menurunkan kosentrasi gas secara efektif, tanpa penghijauan dan memiliki kemampuan menyerap air tanah yang kuat.

Mungkin karena kemampuan menyerap CO2 inilah maka pemerintah meluncurkan program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010 dengan trembesi sebagai pohon utama untuk ditanam.

Tetap masih ada pro dan kontra terhadap penanaman pohon trembesi ini. Yang pertama karena kemampuan pohon trembesi menyerap air tanah yang sangat kuat sehingga ditakutkan malah akan mengurangi ketersediaan air tanah. Yang kedua karena tanaman yang hidup dibawah pohon trembesi tidak akan dapat bertahan karena perindang yang cukup lebat sehingga tanaman dibawahnya tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Kalau menurut saya, asalkan pohon ini tidak ditanam secara membabi buta dan memperhatikan keragaman hayati daerah setempat makan pohon trembesi ini akan sangat bermanfaat. Memperhatikan keragaman hayati setempat inilah yang saya harapkan dari Pemerintah Pusat maupun kota ketika hendak menanam pohon trembesi ini sebagai pohon utama program penghijauan di tahun ini.(jambul/366)

(Bobby, sumber Kompasiana)

Label 1

  • SEKILAS TENTANG MTS MH TROSO

    *Madrasah Tsanawiyah (MTs) Matholi'ul Huda Troso* adalah institusi pendidikan menengah pertama yang berorientasi Islam. Terletak 13 Km dari pusat kota J...
    2 weeks ago
  • SUASANA PENGECORAN UNTUK KAMPUS BARU

    *Mts Matholi’ul Huda Troso* (14/01/12). Pembangunan kampus baru, pada hari ini mulai pengecoran bagian langit-langitnya. Acara pengecoran ini dimulai seja...
    2 weeks ago

Label 2